LOGO
  • Sekali anda mengerjakan sesuatu, jangan takut gagal dan jangan tinggalkan itu. Orang-orang yang bekerja dengan ketulusan hati adalah mereka yang paling bahagia. Chanakya
  • Kesenangan dalam Sebuah Pekerjaan Membuat Kesempurnaan pada Hasil yang Dicapai. Aristoteles
  • Hidup itu Sangat Sederhana, Tapi Kita yang Membuat Hidup Menjadi Rumit. Confucius

SEKILAS INFO

  • Empat Siswa Indonesia Mengikuti Olimpiade Internasional Ilmu Kebumian

    25 April 2017 Administrator Dibaca : 175 Kali

    Indonesia mengirim empat siswa untuk mengikuti International Earth Science Olympiad (IESO) yang diselenggarakan di Nice-Cote D’Azur, Prancis pada 22-29 Agustus. Keempat siswa tersebut merupakan juara Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2016 dan hasil seleksi Pelatnas Olimpiade Kebumian 2017, yaitu Alse Nabilah (SMA Kesatuan Bangsa BBS Yogjakarta), Rifki Andika (SMAN 2 Depok), Fransiskus Litani Santoso (SMAK Ketapang Jakarta), dan Fadly Muhammad Aulia (SMA Al-Kautsar Bandar Lampung). Mereka didampingi tiga orang mentor bidang meteorologi, Zadrach L Dupe, MSc., (ITB), bidang astronomi, Dr. Hakim L. Malasan (ITB), dan bidang oceanografi, Ir. Warsito Atmodjo, MSc, (Undip), serta satu orang observer, Asep Sukmayadi , Kepala Seksi Bakat dan Prestasi Direktorat Pembinaan SMA. IESO yang didirikan oleh International Geoscience Education Organization (IGEO) merupakan ajang kompetisi internasional untuk para siswa SMA di bidang ilmu kebumian, yang telah diselenggarakan sejak tahun 2007. Dalam ajang ini para siswa dituntut menguasai pengetahuan dan keterampilan dasar di bidang geologi, geofisika, meteorologi, oseanografi dan astronomi. Mereka akan mengikuti tes teori, tes praktik lapangan dan tes praktik laboratorium. Selain bertujuan untuk menarik minat dan menumbuhkan bakat dan prestasi siswa SMA di bidang ilmu kebumian, membangun kepedulian masyarakat terhadap pentingnya ilmu kebumian dan kepedulian terhadap kelestarian bumi, IESO juga mendorong persahabatan internasional di antara generasi muda dan para ilmuwan di bidang kebumian. Dalam penyelenggaraannya, IESO juga mengadakan kompetisi International Team Field Investigation (ITFI), yang membagi peserta ke dalam kelompok-kelompok yang beranggotakan peserta dari berbagai negara untuk kemudian diminta menyelesaikan sebuah tugas di lapangan serta mempresentasikannya. Kelompok tersebut juga mengikuti kompetisi berupa Earth Science Project (ESP), yaitu mendiskusikan topik khusus serta membuat poster. Tim terbaik dalam kompetisi ini akan mendapat penghargaan khusus. Indonesia yang telah berpartisipasi pada IESO mulai tahun 2007 mencapai prestasi terbaik pada 4th IESO 2010 di Indonesia, dengan perolehan dua medali emas dan enam medali perak. Diharapkan tahun ini Tim Indonesia dapat meraih prestasi lebih baik. “Sebuah kebanggaan bisa menumbuhkan optimistis dan kepercayaan diri sebagai bangsa yang mandiri dan tangguh. Dan anak-anak Indonesia terus membuktikannya melalui ajang olimpiade yang terus dibina dan dikembangkan,” kata Purwadi Sutantoi, Direktur Pembinaan SMA, Kemendikbud. Sebanyak 32 negara mengikuti IESO tahun ini, antara lain Australia, Brazil, USA, China, Jepang, Korea Selatan, Belanda, Inggris, Prancis, Ukraina, Rumania, Kazaksthan, Namibia, dan Haiti. Selamat berjuang kepada Tim Indonesia, semoga dapat meraih prestasi terbaik.

KOMENTAR

SEKILAS INFO LAINNYA

Indeks